Klik Survey Semua Alumni Estib

9/04/2014

Grafiti Anti Nakoba-Korupsi-SMPN 3 Bayat Klaten

 Siswa-Siswi ESTIB-SMP Negeri 3 Bayat menggambar GRAFITTY.
Implementasi pendidikan Karakter pada mata pelajaran seni budaya, siswa diajarkan untuk menggambar grafiti di dinding sekolah. Tema yang diajarkan menyangkut pendidikan karakter yaitu ANTI NARKOBA, ANTI KORUPSI, ANTI KEKERASAN DAN PENINGKATAN KEIMANAN.

Siswa mengerjakan grafiti secara kelompok yang diawali dengan diskusi pembuatan desain dan penerapan desain pada dinding. Tahun ajaran 2014-2015 telah tercipta 30 gambar yang seandainya dinilai dengan rupiah, satu gambar bernilai satu juta rupiah, berarti semua tidak kurang dari 30 juta rupiah. 

Setelah pembelajaran ini, diharapkan siswa bisa menuju masa depan yang terhindar dari jerat Narkoba, jerat korupsi dan menjadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa dan negara.

Kegiatan ini satu-satunya sekolah di Indonesia yang menerapkan pembelajaran seni budaya dengan menggambar grafiti di setiap tahunnya yang di bimbing oleh Asim Sulistyo, S.Pd. denga dukungan dari Drs. Wiyono sebagai kepala sekolah. 
Semoga ini menjadi contoh bagi sekolah-sekolah di Indonesia.

Grafiti di Pompeii. Istilah graffiti berasal dari bahasa Latin, yaitu graphium/grafitto yang artinya menulis. Kebiasaan melukis di dinding bermula dari manusia primitif sebagai cara mengkomunikasikan perburuan. Pada masa ini.. grafitty digunakan sebagai sarana mistisme dan spiritual untuk membangkitkan semangat berburu. Perkembangan kesenian di zaman Mesir kuno juga memperlihatkan aktivitas melukis di dinding-dinding piramida. Lukisan ini mengkomunikasikan alam lain yang ditemui seorang pharaoh (Firaun) setelah dimumikan. Kegiatan grafiti sebagai sarana menunjukkan ketidak puasan baru dimulai pada zaman Romawi dengan bukti adanya lukisan sindiran terhadap pemerintahan di dinding-dinding bangunan. Lukisan ini ditemukan di reruntuhan kota Pompeii. 

• Bahasa rahasia kelompok tertentu. • Sarana ekspresi ketidak puasan terhadap keadaan sosial. • Sarana pemberontakan. • Sarana ekspresi ketakutan terhadap kondisi politik dan sosial. 









0 komentar:

Posting Komentar

Komentarlah sebagai tanda persahabatan.

 

Dra. Endang Sudarsih

Dra. Endang Sudarsih
Kepala Sekolah 2016 - ...

C. Anjar Nawangsih, S.Pd.

C. Anjar Nawangsih, S.Pd.
Kepala Sekolah 2009-2012

Drs. Suramlan

Drs. Suramlan
Kepala Sekolah 2003-2009

Drs. Wiyono

Drs. Wiyono
Kepala Sekolah 2012 - 2015

H. Subiman, S.Pd.

H. Subiman, S.Pd.
Wakil Kepala Kurikulum

Agus Tri Purwanto, S.Pd.

Agus Tri Purwanto, S.Pd.
Kepala Sekolah 2015-2016