Klik Survey Semua Alumni Estib

10/10/2011

Kriteria Kelulusan UN - Ujian Nasional SMP/MTs SMA MA SMKTahun 2012

Ujian Nasional Tahun 2011/2012
Beberapa informasi penting dan catatan-catatan yang berkenaan dengan materi sosialisasi ujian nasional 2011/2012 adalah sebagai berikut:

Evaluasi Ujian Nasional 2011/2012
Pemetaan hasil ujian nasional tahun-tahun sebelumnya menunjukkan betapa bervariasinya kondisi sekolah di seluruh Tanah Air. Variasi yang sangat besar tersebut tidak saja antar daerah (provinsi), tetapi juga antar daerah tingkat II, antar sekolah, dan antar jenis sekolah (negeri-swasta). Variasi yang banyak digugat oleh berbagai kalangan tersebut sangat disadari oleh Pemerintah. Pemerintah memahami benar besarnya kesenjangan antar sekolah yang disebabkan oleh berbagai keadaan guru, sarana dan prasarana, dan kemampuan intervensi Pemerintah Daerah melalui dana yang belum cukup memadai. Namun, untuk mempercepat peningkatan kualitas Pemerintah tetap melaksanakan ujian nasional dengan standar yang telah ditentukan. Sebab, membiarkan daerah atau sekolah menetapkan sendiri standarnya akan merugikan daerah atau sekolah masing-masing. Mengapa? Tentu saja daerah yang menetapkan standar pendidikannya di atas rata-rata tidak mau menerima lulusan (termasuk pindahan) dari daerah tertentu tanpa melalui pendidikan penyetaraan (matrikulasi). Misalnya, daerah atau sekolah yang standar lulusnya 6, akan merasa lebih baik dan keberatan menerima lulusan daerah atau sekolah yang standar lulusnya 4. Nah! Kini saatnya kita harus menguji diri sendiri, karena rencananya BSNP mendelegasikan penetapan kriteria kelulusan Ujian Nasional kepada Satuan Pendidikan, seperti yang sudah diterapkan untuk UASBN (Ujian Nasional SD/MI dan sederajat)

Untuk memberikan perhatian yang sungguh-sungguh atas jerih payah sekolah melaksanakan proses tranformasi maka Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 akan memperhitungkan hasil ujian sekolah dan penilaian guru (rapor) pada semester tiga, empat, dan lima. Dengan demikian, beban yang tadinya hanya dipikul oleh Pemerintah menjadi beban bersama Pemerintah dan sekolah. Dalam hal ini, ujian tidak saja dihadapi oleh siswa, tetapi oleh sekolah dan guru, yaitu UJI KEJUJURAN, OBYEKTIVITAS, TRANSPARANSI, dan TANGGUNG JAWAB.

Kriteria Lulus dari Satuan Pendidikan
Siswa dinyatakan lulus dari suatu satuan pendidikan bilamana ia memperoleh Nilai Gabungan (NG) yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Sayangnya, sampai sekarang standar lulus (NG) tersebut belum definitif (rencananya dinaikkan lebih dari 5,5).
Nilai Gabungan (NG) adalah perpaduan nilai Ujian Nasional (X) dan Nilai Sekolah (Y) untuk setiap mata pelajaran UN. UN (X) diberi bobot 60% atau 0,6 dan Nilai Sekolah (Y) diberi bobot 40% atau 0,4. Rumusnya adalah: NG = 0,6X + 0,4Y. Nilai Sekolah (Y) merupakan nilai rata-rata hasil Ujian Sekolah dan nilai Rapor semester tiga, empat, dan lima. Nilai Ujian Sekolah berasal dari penilaian guru yang bisa berupa hasil ujian sekolah, ulangan, tugas-tugas, dan/atau praktikum. Bagaimana proses pengolahan nilai menjadi NG, masih kita tunggu keputusan dan penjelasan lebih lanjut dari BSNP. Yang baru adalah BSNP MENDELEGASIKAN PENETAPAN KRITERIA KELULUSAN UJIAN NASIONAL KEPADA SATUAN PENDIDIKAN.

Kriteria Lulus Ujian Sekolah
Nilai Sekolah (NS) merupakan rata-rata dari Nilai Ujian Sekolah (US) dan Nilai Rapor (NR) semester tiga, sempat, dan lima untuk setiap mata pelajaran yang tidak diujikan dalam UN. Kriteria lulus US diserahkan kepada Satuan Pendidikan masing-masing. Sekolah harus menyelenggarakan Ujian Sekolah sebelum pelaksanaan Ujian Nasional. Sebab itu, Nilai Sekolah tidak dapat digerakkan lagi seperti pada praktik EBTANAS dulu. Kalau pun sekolah mencoba menetapkan Nilai Prediksi dengan mengkatrol nilai siswa maka risikonya adalah terbacanya nilai yang tidak normal bilamana nilai UN berselisih jauh dengan Nilai Sekolah. Dengan tidak berprasangka buruk, kelemahan dan sekaligus kekuatan UN tahun 2011/2012 adalah bahwa kriteria lulus UN diserahkan kepada sekolah. Kalau sekolah secara normatif menetapkan kriteria lulus “tergantung” pada nilai terendah UN pada sekolah tersebut, maka masih ada saringan berikut yakni, kriteria NG yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Kriteria Lulus Satuan Pendidikan
Kriteria lulus satuan pendidikan sama dengan kriteria sebelumnya, yakni:
Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
Memperoleh nilai minimal “Baik” pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;
Lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan Lulus ujian nasional.

TIDAK ADA UJIAN ULANGAN.
UN Utama untuk SMA/MA, SMALB, dan SMK dilaksanakan pada Minggu Pertama Mei 2012.
UN Utama untuk SMP/MTs dan SMPLB dilaksanakan pada Minggu kedua Mei 2012.
UN susulan dilaksanakan satu minggu setelah UN Utama.
Ujian Praktik kejujuran untuk SMK dilaksanakan paling lambat satu bulan sebelum UN Utama.

Dinas Pendidikan Provinsi terus mendorong sekolah dan siswa untuk menggunakan Ujian Nasional sebagai alat untuk memacu meningkatkan kualitas diri. DENGAN UJIAN NASIONAL MARI KITA TINGKATKAN KUALITAS DIRI, KUALITAS SEKOLAH, DAN KUALITAS PENDIDIKAN DI DAERAH KITA.
Pengin Download…Klik Tautan ini… Kriteria kelulusan UN 2012

0 komentar:

Posting Komentar

Komentarlah sebagai tanda persahabatan.

 

Dra. Endang Sudarsih

Dra. Endang Sudarsih
Kepala Sekolah 2016 - ...

C. Anjar Nawangsih, S.Pd.

C. Anjar Nawangsih, S.Pd.
Kepala Sekolah 2009-2012

Drs. Suramlan

Drs. Suramlan
Kepala Sekolah 2003-2009

Drs. Wiyono

Drs. Wiyono
Kepala Sekolah 2012 - 2015

H. Subiman, S.Pd.

H. Subiman, S.Pd.
Wakil Kepala Kurikulum

Agus Tri Purwanto, S.Pd.

Agus Tri Purwanto, S.Pd.
Kepala Sekolah 2015-2016